Satu napas yang terhembus
Namamu yang telah terucap
Satu hati yang ku sentuh
Hatimu yang ku tuju
Sakit
rasanya
Hampa dan
kosong
Kau ada
tapi tak denganku
Betapa pentingkah dirimu itu
Hingga ku hapus namamu masih saja berbekas
Terlalu
dalam rasa ini
Terlalu
dalam segala goresan ini
Terlalu
dalam
Aku
mencintaimu
Kau…
Ku ingin kau mendengar semuanya
Ku ingin kau tahu aku mencintaimu
Yah aku mencintaimu
Ku ingin
kau tahu semua itu
Tapi semua
kandas dalam nurani
Semua
kandas terbawa oleh air mata
Kini yang
ku mampu hanyalah diam
Menyimpan
segala rasaku padamu
Ku tahu perasaan ini tak seharusnya ada
Ku tahu perasaan ini harusnya sirna
Ku tahu perasaan ini harusnya tak pernah hadir
Namun…
Semua datang begitu saja
Hadir di antara kita berdua
Dalam sebuah ikatan semu
Terluka…
Pasti..
Duka…
Nyata…
Ku bahagia dengan semua luka itu
Ku bahagia dengan segala duka itu
Ku bahagia dengan segala kekurangan yang kau miliki
Ku bahagia karena kau pernah menghuni hati ini
Sakit…sangatlah
sakit…
Namun apa
bisa ku kata
Kau tak
bisa sirna seketika
Meski tak
ada namun kau nyata
G
I
L
A
Aku gila
karenamu
Aku gila
karena tak lagi ada dihatimu
Aku gila
karena kau pergi menjauh
Namun tak
sedetikpun ku sesali
Terima kasih kau pernah hadir
Terima kasih kau hangatkan hati ini
Terima kasih kau sempat menyayangiku
Terima kasih untuk segalanya
